Manfaat Olahraga Disaat Puasa Ramadhan Yang Perlu Diketahui

manfaat olahraga saat puasaManfaat Olahraga Disaat Puasa Ramadhan Yang Perlu Diketahui, Berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan manfaat berpuasa yang berhubungan dengan olahraga, yaitu:

1. Membakar lemak lebih efektif

Manfaat berpuasa yang pertama untuk Anda yang senang berolahraga yaitu puasa membantu bakar lemak lebih efektif. William Kormos, M.D., Pemimpin Redaksi, Harvard Men’s Health Watch menyatakan bahwa saat puasa, aktivitas fisik yang dilakukan mengambil energi dari cadangan yang tersimpan pada hati dan otot.

Jika cadangan energi habis, tubuh secara otomatis menggunakan lemak yang tersimpan untuk diubah menjadi gula. Bila cadangan lemak juga habis maka tubuh akan mengubah protein yang terdapat di otot menjadi gula. Oleh karena itu pembakaran lemak terjadi lebih cepat.

Sebuah penelitian yang dikutip dari Harvard Health Publishing menunjukkan bahwa latihan aerobik yang dilakukan saat puasa dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh sebagai pasokan energi. Akibatnya, saat lemak banyak yang terbakar, berat badan pun mengalami penurunan.

Namun, perlu diingat bahwa olahraga yang dilakukan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia. Jangan menggunakan jenis olahraga yang terlalu berat seperti olahraga high impact di bulan puasa.

Jika Anda berolahraga terlalu berat, bukannya membakar lemak Anda justru akan mengalami pusing, mual, hingga pingsan akibat energi yang terkuras habis. Untuk itu, pilihlah olahraga intensitas ringan seperti berjalan santai, bersepeda, dan juga tai chi.

2. Menjaga kesehatan tulang

Jika Anda menyukai olahraga untuk meningkatkan kondisi tubuh akibat penyakit tertentu maka berolahraga saat puasa mampu menjawabnya. Dikutip dari Journal of Mid-Life Health, puasa telah terbukti mampu memengaruhi produksi hormon paratiroid yang bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Hormon paratiroid berfungsi untuk mengendalikan jumlah kalsium di dalam darah dan tulang dan meningkatkan penyerapan vitamin serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan juga vitamin D.

Penelitian yang dilakukan membuktikan manfaat berpuasa untuk orang yang mengalami gangguan muskuloskeletal, yakni kondisi yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, orang rematik yang berpuasa selama 7 sampai 10 hari mengalami perbaikan kondisi. Rasa sakit dan nyeri yang dirasakan pada tulang dan sendi dapat berkurang drastis. Selain itu, peradangan yang terjadi di kedua bagian tersebut pun perlahan berkurang.

Puasa juga mampu menurunkan berat badan sehingga menurunkan risiko obesitas. Penurunan risiko obesitas juga dapat menurunkan risiko kerusakan tulang pada orang yang mengalami osteoporosis. Sehingga secara tidak langsung berpuasa membantu menjaga kesehatan tulang.

Cukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian selama puasa

Di bulan puasa, Anda tetap perlu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Berbagai vitamin dan mineral yang penting dikonsumsi di bulan puasa di antaranya vitamin A, C, D, dan juga zink.

Vitamin A, C, D dan zink mengandung zat yang dapat untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang sangat dibutuhkan di bulan puasa agar tidak mudah sakit. Selain itu, vitamin D juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang, apalagi jika dilengkapi dengan kalsium.

Tulang yang sehat dan kuat dapat mendukung aktivitas harian di bulan puasa menjadi lebih lancar tanpa hambatan. Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat dari vitamin dan mineral ini dari makanan maupun suplemen tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *